
Sarolangun - Memasuki hari kedua pelaksanaan Pesantren Ramadhan di Musholla MAN 1 Sarolangun pada kamis (12/03/2026), suasana religius semakin kental menyelimuti madrasah, Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memperkuat spiritualitas sekaligus memperluas wawasan keislaman para siswa.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat Duha berjamaah. Seluruh siswa tampak khusyuk mengikuti ibadah sunnah ini, yang bertujuan untuk membiasakan diri membuka hari dengan mendekatkan diri kepada Allah. Usai sholat, acara dilanjutkan dengan arahan dari Pembina keagamaan Ahmad Fauzi, S.Ag, Dalam arahannya, Ahmad Fauzi menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan dan keikhlasan selama mengikuti program pesantren ramadhan ini.

Guna menghidupkan suasana, seluruh peserta kemudian melaksanakan tadarus Al-Qur'an. Suasana lantunan ayat suci menggema di dalam musholla, di mana para siswa saling menyimak bacaan satu sama lain.

Puncak kegiatan hari kedua ini ditutup dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Jhon Afrizal, S.Pd.I. Mengangkat tema " Sejarah dan Makna Bulan Ramadhan", beliau mengupas tuntas asal-usul pensyariatan puasa serta nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalam bulan suci ramadhan ini.
"Ramadhan bukan sekedar menahan lapar dan haus, melainkan momentum sejarah besar umat islam untuk melakukan transformasi diri menjadi pribadi yang lebih bertaqwa,"ujar jhon Afrizal dalam ceramahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa MAN 1 Sarolangun tidak hanya mendapatkan ilmu secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan makna Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari.
Humas MAN 1 Sarolangun
|
32x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...