
Sarolangun - Keluarga besar MAN 1 Sarolangun tengah berduka setelah salah satu siswi terbaik mereka, Agnina Elmasari, kehilangan ibunda tercinta yang telah meninggal dunia. Suasana haru dan duka menyelimuti lingkungan sekolah serta keluarga Agnina.

Sebagai bentuk empati dan solidaritas, pihak sekolah bersama sejumlah guru dan siswa melakukan takziah ke rumah duka. Kehadiran mereka bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada Agnina dan keluarganya.

Kepala MAN 1 Sarolangun menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian ibunda Agnina. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. "Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujarnya.
Kehilangan anggota keluarga, terutama seorang ibu, merupakan ujian berat bagi siapa pun, terlebih bagi seorang pelajar. Dukungan dari pihak sekolah diharapkan dapat meringankan beban duka yang dirasakan Agnina dan keluarganya. Sekolah juga mengajak seluruh siswa untuk mendoakan almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
Kegiatan takziah ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan di lingkungan MAN 1 Sarolangun, sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara siswa, guru, dan staf sekolah.
Humas MAN 1 Sarolangun
|
18x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...