
Sarolangun - Pada Sabtu pagi (16/05/2026), suasana di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sarolangun tampak berbeda dengan adanya kegiatan pembinaan bagi siswa yang datang terlambat. Guru piket yang bertugas langsung melakukan penertiban di depan gerbang madrasah begitu aktivitas pagi dimulai.

Siswa-siswa yang tercatat datang melewati jam masuk yang telah ditentukan dikumpulkan di lapangan utama sekolah. Alih-alih memberikan sanksi konvensional, guru piket memilih pendekatan edukatif dengan mengarahkan para pelanggar tata tertib untuk mengikuti kegiatan bakti sosial. Mereka diminta membersihkan halaman depan kantor madrasah sebagai bentuk tanggung jawab dan pembinaan karakter.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini kepada para siswa. Selain itu, aksi bersih-bersih ini juga diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan dan tanggung jawab sosial di kalangan pelajar. Dengan cara ini, pihak sekolah berharap siswa dapat memahami pentingnya mematuhi aturan serta berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar sekolah.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan efek jera secara positif sehingga para siswa tidak lagi mengulangi kesalahan datang terlambat di kemudian hari.
Humas MAN 1 Sarolangun
|
38x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...