
KEMENAG, MAN 1 Sarolangun (Tim Web) - Rabu, 23 September 2026, MAN 1 Sarolangun menerapkan kebijakan baru dengan menempatkan siswa yang datang terlambat dalam barisan khusus, terpisah dari siswa lainnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya sekolah untuk meningkatkan kedisiplinan di lingkungan madrasah.
Kepala Madrasah MAN 1 Sarolangun, Abdullah Asgaf, S.Ag, menyatakan apresiasinya terhadap kebijakan tersebut. Ia menilai, pembuatan barisan terpisah bagi siswa yang terlambat dapat menjadi sarana pembelajaran agar para siswa lebih disiplin dan bertanggung jawab terhadap waktu. "Kami memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Dengan adanya barisan terpisah, siswa diharapkan bisa lebih sadar pentingnya datang tepat waktu," ujar Abdullah Asgaf.
Kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan efek jera kepada siswa yang sering terlambat, tetapi juga untuk memotivasi mereka agar lebih menghargai aturan yang berlaku di sekolah. Pihak sekolah berharap, dengan adanya langkah ini, para siswa dapat memahami pentingnya kedisiplinan sebagai bagian dari pembentukan karakter.
Selain itu, penerapan barisan khusus bagi siswa terlambat diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih tertib dan kondusif di MAN 1 Sarolangun. Sekolah berupaya agar seluruh siswa dapat memulai kegiatan belajar dengan tepat waktu, sehingga proses pembelajaran berjalan lancar dan efektif.
Kebijakan ini merupakan salah satu bentuk komitmen MAN 1 Sarolangun dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan kepada para siswa. Sekolah juga mengajak seluruh warga madrasah untuk bersama-sama mendukung upaya menciptakan lingkungan belajar yang positif dan produktif. (DS)
|
70x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...